SELAMAT DATANG

Sabtu, 08 Oktober 2016

SERUPUT TEH PANASMU




seruput teh panasmu

Sebenarnya sudah lama telah menanti saat-saat yang luar biasa, hal hal yang dapat membuat kita bersama teman-teman menjadi satu dalam bingkai yang indah. Dimulai dari tahun 2011, kutemukan sosok yang luar biasa yang tak pernah kuduga, sedari dulu kutetap mengingatnya. Sentuhan lembut suaranya menjadikan aku sedikit semangat dalam mengarungi hari. Aku menatap sang langit lalu aku berkata untuk melukis kisah indah bersamanya. Namun sejenak waktu terhenti, ku lepaskan nafas dengan setitik air yang tak dapat kubendung. Awan berubah pekat hitam dengan petir dahsyat. Ku pandangi bumi. Mereka diam, tak dapat melawan banjir yang turun dari langit. Hari semakin hitam, semakin ribut, aku rasa tak sanggup.  Aku ingin menjadi mentari di hari itu. Namun, aku harus berkelahi dengan petir! Aku harus melawan badai! Aku harus menyingkirkan awan pekat. Agar aku  mampu bersinar lagi, mengorbit semesta untuk menebar kebahagiaan.


Aku ingin meraih itu semua! Namun, penduduk bumi binasa karena badai tak kunjung reda! Aku lupa bahwa aku sendiri untuk melawan semua ini. Aku bersalah karna ingin menggapai sendiri, ada mereka yang ingin meringankan beban ini, resah ku , keirian ku, serta egoku, telah membuat mereka tereliminasi. Aku merasa bersalah tak mempedulikan sahabat-sahabatku yang datang membantu. Dia pergi dengan meninggalkan kenangan yang indah, walau kini tak bersama. 

Sahabat-sahabat ku….. aku hanya ingin kita bersama menjadi mentari…. Namun, kau memilih untuk menjadi pelangi, sahabat ku, maafkan aku karna mengikuti egoku. Aku ingin kita bersama terus bersama sampai selamanya…. Ketika kau pergi, banyak lagi yang datang menggantikanmu, namun… tak ada yang sepertimuuuu..

Sahabatku, ku tahu… aku tak mampu menarik mu untuk tetap bertahan ditengah badai yang seram ini…. Walau ada yang datang silih berganti  tetap saja hanya kau yang ada dihati ini….
Kau yang memberi inspirasi, yang menjadikanku untuk tetap bertahan. Mengahadapi semua ini….


Kau tak akan tergantii
Walau kini sendiri, tapi doa ku akan selalu mengiringi agar engkau terlindungi, agar engkau juga mendapatkan dekapan sang illahi….
Lihatlah mentari… 
esok hari ia akan bersinar memancar dengan sejuta kisah indah saat berusaha untuk terbit lagi…
Lalui diiringi pelangi yang dinanti, menjadi pemanis hari dan harapan yang sempat pergi.
selamat jalan sahabatku… 
Semoga engkau tetap  bersama allah yang senantiasa menjagamu….. 
semangat dan doa selalu ada untukmu. Aamiin
untukmu sahabatku.