![]() |
| seruput teh panasmu |
Sebenarnya sudah lama telah menanti
saat-saat yang luar biasa, hal hal yang dapat membuat kita bersama teman-teman menjadi satu dalam bingkai yang indah. Dimulai
dari tahun 2011, kutemukan sosok yang luar biasa yang tak pernah kuduga, sedari
dulu kutetap mengingatnya. Sentuhan lembut suaranya menjadikan aku sedikit
semangat dalam mengarungi hari. Aku menatap sang langit lalu aku berkata untuk
melukis kisah indah bersamanya. Namun sejenak waktu terhenti, ku lepaskan nafas
dengan setitik air yang tak dapat kubendung. Awan berubah pekat hitam dengan
petir dahsyat. Ku pandangi bumi. Mereka diam, tak dapat melawan banjir yang
turun dari langit. Hari semakin hitam, semakin ribut, aku rasa tak
sanggup. Aku ingin menjadi mentari di
hari itu. Namun, aku harus berkelahi dengan petir! Aku harus melawan badai! Aku
harus menyingkirkan awan pekat. Agar aku
mampu bersinar lagi, mengorbit semesta untuk menebar kebahagiaan.
Aku ingin meraih itu semua! Namun,
penduduk bumi binasa karena badai tak kunjung reda! Aku lupa bahwa aku sendiri
untuk melawan semua ini. Aku bersalah karna ingin menggapai sendiri, ada mereka
yang ingin meringankan beban ini, resah ku , keirian ku, serta egoku, telah
membuat mereka tereliminasi. Aku merasa bersalah tak mempedulikan
sahabat-sahabatku yang datang membantu. Dia pergi dengan meninggalkan kenangan
yang indah, walau kini tak bersama.
Sahabat-sahabat ku….. aku hanya ingin kita
bersama menjadi mentari…. Namun, kau memilih untuk menjadi pelangi, sahabat ku,
maafkan aku karna mengikuti egoku. Aku ingin kita bersama terus bersama sampai
selamanya…. Ketika kau pergi, banyak lagi yang datang menggantikanmu, namun…
tak ada yang sepertimuuuu..
Sahabatku, ku tahu… aku tak mampu
menarik mu untuk tetap bertahan ditengah badai yang seram ini…. Walau ada yang
datang silih berganti tetap saja hanya
kau yang ada dihati ini….
Kau yang memberi inspirasi, yang
menjadikanku untuk tetap bertahan. Mengahadapi semua ini….
Kau tak akan tergantii
Walau kini sendiri, tapi doa ku
akan selalu mengiringi agar engkau terlindungi, agar engkau juga mendapatkan
dekapan sang illahi….
Lihatlah mentari…
esok hari ia akan
bersinar memancar dengan sejuta kisah indah saat berusaha untuk terbit lagi…
Lalui diiringi pelangi yang
dinanti, menjadi pemanis hari dan harapan yang sempat pergi.
selamat jalan sahabatku…
Semoga
engkau tetap bersama allah yang
senantiasa menjagamu…..
semangat dan doa selalu ada untukmu. Aamiin
untukmu sahabatku.
