Jejak Pena dan kertas telah menyatu dalam hidupku. Aku ingin
menyapa pada alam bahwa kaya mu membuatku jatuh cinta teramat sangat yang ingin
kutuliskan.
Indah tak mampu kulukiskan. Penulis. Iya negeriku dengan laskar
pena yang menyetuh kalbu. Iman menjadi pemimpin dalam hidup ini. hatiku terus
berkata untuk mengagungkan keindahan ciptaan buatan Tuhanku.
Meronanya matahari
semakin indah penuh lingkar bahagia
dengan hujan penuh harap. Semakin menyingsing dan mempesona. Teriknya memunculkan derasnya
ide yang mengalir, jalanan yang sepi membuat ku ingin terus berjalan tanpa
henti. Menyaksikan sebuah anugerah yang sayang dilewatkan. Aku benar benar
jatuh dalam pelukan alam yang menyejukkan dipagi hari.
Aku sungguh bahagia
hidup ditengah gemuruh ombak dan keributan kecil semarak ikan ikannya. Wah...
aku bahagia! Tak hingga kakek moyang ku menjadi bagian yang tak lengkang oleh
zaman. Rasanya tetap hidup sepanjang usia. Petikan petikan karya yang fenomenal
yang sampai pada generasi yang deras dengan kepicikan! Hanya potret kecil yang
dapat ku utarakan dari sudut sudut ruang
di luar ruang kelas. Menakjubkan! Dari sekedar apa yang diceritakan. Cakrawala tiada
bandingan seperti penjelasan dosen
yang mengulang kata kata buku dengan
ekspresi dingin tanpa gairah. Wow alam ku, kayamu, resahku gelisahku dan
tulisanku.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar