SELAMAT DATANG

Rabu, 07 September 2016

Pemimpin KAFIR itu HARAM! kata ALLAH begitu

menyoroti pemberitaan hari ini media benar benar dalam gandengan barat Kapitalisme. peran media adalah bagian yang menjembatani sebuah perubahan, tidak semerta merta hanya mendapatkan  profit yang menguntungkan. sejauh perjalanannya media telah menjadi bagian yang erat pada umat. mahasiswa pun tak luput menjadi bagiannya. susunan kalimat dan kalimat menimbulkan beragam reaksi. apalagi mahasiswa yang harus menyikapinya dengan aktual dan berimbang, namun kini peran itu telah lama terpasung. seruan mahasiswa hanya sekedar masalah cabang yang tak kunjung memiliki solusi yang konkret!

dipaksakan dan dikungkung menjadi babu! intelektual harus bersinergi pada ketotalan prinsip yang dia miliki.  ilmu yang menjadi anugerah bukan hanya menjadi sepak terjang untuk mengantri menjadi jobseeker. akademisi adalah bagian yang penting. ilmu yang digarap tak hanya pandai mengkritisi, tapi juga menjadi solusi yang menyeluruh dalam menyikapi problematika. kaum intelektual tenggelam dalam kesibukan mengejar cita cita yang prgamatis super apatis. bung! kita masih diajajah dengan sistem, kalau tidak mana blok masela, freeport, newmonth dirasakan umat kah?

boro boro yang ada biaya hidup malah makin membengkak. heboh kisruh mahasiswa UI bikin video tolak pemimpin kafir jadi percekcokan perdebatan dengan sesama pula. yang disampaikan nya adalah keniscayaan yang pernah diserukan. selaku mahasiswa pun saya ingin menyampaikan bahwa haram memilih pemimpin kafir apalagi sistemnya  yang menghalalkan pemimpin pemimpin nya sebagai jembatan yang mengizinkan perpanjangan izin asing dan aseng untuk mengelola Sumber Daya Migas dan Energi. untuk menyelesaikan masalah yang tak berujung ini harus sampai keakar akarnya...

semua itu di persembahkan dalam sistem yang tak hanya menjadi tempat bernaung, tapi juga sistem pelindung. melahirkan intelektual cerdas dunia wa akhirat, sistem itu yang sering disebut sebagai sistem KeKhilafahan 'ala Minhaj Nubuawaah. mari bergeraklah, bersatu padulah pada Islam, agar rahmatnya dirasakan oleh seluruh alam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar