SELAMAT DATANG

Rabu, 28 Desember 2016

So Sad

bingung mau kasih judul apa, intinya apa yang ada dipikiran sudah memuncak. uda cukup ngalor ngidul. mau cerita bingung sama siapa. cuma bisa nulis sambil nangis. iya nangis, senjata paling akhir untuk bilang pasrah dengan halus. paling enggak buat dada jadi gak sesak. maklum cewe karakternya emang mau dihalusin. setiap hidup memang punya babak yang  berbeda-beda. meng-underestimate sesuatu itu memang berbahaya. apa lagi kalau yang dihadapin itu bukan lah hal biasa. ini soal 'etika' manusia dengan manusia. jujur ya saya itu tipe orang yang suka lost control dengan yang namanya emosi, jadi untuk mengobati itu saya cuma bisa menulis sambil menangis, agar tidak menyakiti hati orang lain. saya cuma mau fokus untuk menjadi yang lebih baik. disetiap detik, saya kehabisan tenaga untuk melampiaskan segala amarah hanya memikirkan hal yang sama sekali enggak penting untuk dipikirin. saya seperti enggak punya temen disini, ada hal yang saya susun sedemikian rapi, namun tetap saja setelah menjulang tinggi dia akan runtuh dan menyisakan puing-puing. sedih. saya benar-benar sedih.



saya bingung untuk memulai kata, karena saya tak begitu bisa untuk berbicara. taukan gimana jadinya jika setiap aib kita umbar ke zaman serba informasi sepeti sekarang ini?? FATAL. saya cuma bisa mengelus dada untuk hal yang membuat saya pribadi jengkel. namun, positifnya saya bisa terasah menjadi lebih baik. jujur saja, saya bertambah menjadi lebih bertenaga dengan hal ini. karena menurut saya itu  perbuatan seorang pengecut yang hanya bisa melihat kekurangan orang lain. setidaknya Rasulullah telah mencontohkan yang baik agar memberi kasih sayang kepada orang-orang yang telah menyakiti kita, berlemah lembut kepada sesama muslim, tetap melupakan keburukannya dengan senantiasa melihat setiap kebaikan orang yang telah menyakiti. setidaknya ini adalah sebah pembelajaran agar menjadi lebih baik. Ya Allah... Kuatkan kami untuk menjadi yang lebih baik karena Mu.

"jika ada orang hina, kemudian dibalas menghina maka akan ada 2 orang hina"~anonim

Sabtu, 08 Oktober 2016

SERUPUT TEH PANASMU




seruput teh panasmu

Sebenarnya sudah lama telah menanti saat-saat yang luar biasa, hal hal yang dapat membuat kita bersama teman-teman menjadi satu dalam bingkai yang indah. Dimulai dari tahun 2011, kutemukan sosok yang luar biasa yang tak pernah kuduga, sedari dulu kutetap mengingatnya. Sentuhan lembut suaranya menjadikan aku sedikit semangat dalam mengarungi hari. Aku menatap sang langit lalu aku berkata untuk melukis kisah indah bersamanya. Namun sejenak waktu terhenti, ku lepaskan nafas dengan setitik air yang tak dapat kubendung. Awan berubah pekat hitam dengan petir dahsyat. Ku pandangi bumi. Mereka diam, tak dapat melawan banjir yang turun dari langit. Hari semakin hitam, semakin ribut, aku rasa tak sanggup.  Aku ingin menjadi mentari di hari itu. Namun, aku harus berkelahi dengan petir! Aku harus melawan badai! Aku harus menyingkirkan awan pekat. Agar aku  mampu bersinar lagi, mengorbit semesta untuk menebar kebahagiaan.


Aku ingin meraih itu semua! Namun, penduduk bumi binasa karena badai tak kunjung reda! Aku lupa bahwa aku sendiri untuk melawan semua ini. Aku bersalah karna ingin menggapai sendiri, ada mereka yang ingin meringankan beban ini, resah ku , keirian ku, serta egoku, telah membuat mereka tereliminasi. Aku merasa bersalah tak mempedulikan sahabat-sahabatku yang datang membantu. Dia pergi dengan meninggalkan kenangan yang indah, walau kini tak bersama. 

Sahabat-sahabat ku….. aku hanya ingin kita bersama menjadi mentari…. Namun, kau memilih untuk menjadi pelangi, sahabat ku, maafkan aku karna mengikuti egoku. Aku ingin kita bersama terus bersama sampai selamanya…. Ketika kau pergi, banyak lagi yang datang menggantikanmu, namun… tak ada yang sepertimuuuu..

Sahabatku, ku tahu… aku tak mampu menarik mu untuk tetap bertahan ditengah badai yang seram ini…. Walau ada yang datang silih berganti  tetap saja hanya kau yang ada dihati ini….
Kau yang memberi inspirasi, yang menjadikanku untuk tetap bertahan. Mengahadapi semua ini….


Kau tak akan tergantii
Walau kini sendiri, tapi doa ku akan selalu mengiringi agar engkau terlindungi, agar engkau juga mendapatkan dekapan sang illahi….
Lihatlah mentari… 
esok hari ia akan bersinar memancar dengan sejuta kisah indah saat berusaha untuk terbit lagi…
Lalui diiringi pelangi yang dinanti, menjadi pemanis hari dan harapan yang sempat pergi.
selamat jalan sahabatku… 
Semoga engkau tetap  bersama allah yang senantiasa menjagamu….. 
semangat dan doa selalu ada untukmu. Aamiin
untukmu sahabatku.

Kamis, 29 September 2016

Marun



saat senja kala itu, sinar mentari semakin memudar dibumi. mengingatkan tentang sapu lidi dan kartun bebek donald didalam tv.aku dan nenek ku, membeset (mengupas) daun batang lidi. untuk keterampilan sekolah. aku dan teman teman membuat bersama bercerita tentang segala hal yang menyenangkan. dengan nenek yang suka membual yang kami sulit sekali mengerti, nenek selalu menggunakan bahasa jawa. tawa nya yang memamerkan gigi palsunya membuat silau mata kami. kami si bocah kampung. dikampung selalu ada wahana yang tidak bisa dibeli. banyak permainan yang harus disambung lagi. selalu, selalu kami diakhir permainan yang belum usai endingnya seperti apa, kami selalu mengakhirinya
 
"sudah dulu ya besok kita sambung lagi...." 

selalu jika kami berkumpul menjadi kita. kita selau punya keseruan yang mampu membagikan kebahagiaan yang mengesankan. tak pernah bosan ataupun galau kala burung gereja terbang diatas langit senja yang memancarkan warna jingga. suasana itu tanda kami untuk pulang tanpa ending cerita saat bermain gebok, canang, congklak, jengket dan klereng. semua itu ulah nenek yang tak pernah mengizinkan kami untuk mengakhirinya. dia wanita renta yang sedang menunggu cucunya pulang.

menanti dan berteriak "wahai cucu ku pulang dulu nak, besok maennya sambung lagi. sekarang kita makan."  makanan yang disimpan setelah 3 hari. bau! 


dia masih tetap sama. sayang terhadap cucunya.


aku benci.... wanita tua itu selalu begitu. nenek itu seperti ibu kedua. menyimpanan makanan untuk cucunya jika ia mengetahui  ada satu cucunya yang tak terbagi. begitu. dia tak akan membiarkan satupun. satupun. yang terlewat dalam delam dekapannya. masa masa itu yang semakin membuat rindu, saat nenek membuat makanan yang enak lagi sedap. saat kami bertengkar
banyak hal yang harus kita perbaiki. termasuk bagaimana caranya berterimakasih. atau mengungkapkan yang tak harusnya diungkapkan. itu semua terbalut dengan balutan lembut dari cinta yang tulus. sampai akhhir kita hidup, pada siapapun dan kapan pun sampai senja hilang berubah marun.



walaaupun langit tak lagi secerah biasanya, namun pancaran senja juga begitu indah, begitupun pesona marun yang semakin dominan menemaninya. semua permainan yang belum ada ujung akhirnya, telah berubah usang bahkan punah ditelan masa. Namun, tangan keriputnya saat menyambut kami pulang, tak akan pernah hilang, dihati menimpali itu, semua yang berlalu telah mampu mengobati kerinduan dimasa lalu. yesterday is history and tomorrow is mistery. -Justin Timberlake-




Rabu, 07 September 2016

Pemimpin KAFIR itu HARAM! kata ALLAH begitu

menyoroti pemberitaan hari ini media benar benar dalam gandengan barat Kapitalisme. peran media adalah bagian yang menjembatani sebuah perubahan, tidak semerta merta hanya mendapatkan  profit yang menguntungkan. sejauh perjalanannya media telah menjadi bagian yang erat pada umat. mahasiswa pun tak luput menjadi bagiannya. susunan kalimat dan kalimat menimbulkan beragam reaksi. apalagi mahasiswa yang harus menyikapinya dengan aktual dan berimbang, namun kini peran itu telah lama terpasung. seruan mahasiswa hanya sekedar masalah cabang yang tak kunjung memiliki solusi yang konkret!

dipaksakan dan dikungkung menjadi babu! intelektual harus bersinergi pada ketotalan prinsip yang dia miliki.  ilmu yang menjadi anugerah bukan hanya menjadi sepak terjang untuk mengantri menjadi jobseeker. akademisi adalah bagian yang penting. ilmu yang digarap tak hanya pandai mengkritisi, tapi juga menjadi solusi yang menyeluruh dalam menyikapi problematika. kaum intelektual tenggelam dalam kesibukan mengejar cita cita yang prgamatis super apatis. bung! kita masih diajajah dengan sistem, kalau tidak mana blok masela, freeport, newmonth dirasakan umat kah?

boro boro yang ada biaya hidup malah makin membengkak. heboh kisruh mahasiswa UI bikin video tolak pemimpin kafir jadi percekcokan perdebatan dengan sesama pula. yang disampaikan nya adalah keniscayaan yang pernah diserukan. selaku mahasiswa pun saya ingin menyampaikan bahwa haram memilih pemimpin kafir apalagi sistemnya  yang menghalalkan pemimpin pemimpin nya sebagai jembatan yang mengizinkan perpanjangan izin asing dan aseng untuk mengelola Sumber Daya Migas dan Energi. untuk menyelesaikan masalah yang tak berujung ini harus sampai keakar akarnya...

semua itu di persembahkan dalam sistem yang tak hanya menjadi tempat bernaung, tapi juga sistem pelindung. melahirkan intelektual cerdas dunia wa akhirat, sistem itu yang sering disebut sebagai sistem KeKhilafahan 'ala Minhaj Nubuawaah. mari bergeraklah, bersatu padulah pada Islam, agar rahmatnya dirasakan oleh seluruh alam. 

Selasa, 06 September 2016

kelak jika aku tiada

ya Allah ya tuhanku 
kelak Kau memanggilku dan waktu ku untuk berkarya itu terhenti...
Aku mohon kepadaMu untuk tetap bisa mengagungkan namaMu


kelak jika aku tiada aku ingin tetap menebar kebaikan untuk anak cucuku
kelak jika aku tiada aku ingin tetap membakar semangat calon calon penakluk dari tulisan tulisanku


seandainya nanti aku tak memiliki kesempatan menjadi apa yang aku cita citakan krnMu memilihku untuk kembali aku ingin tulisan tulisan ku menenbar pada mereka yang haus akan kebenaran

jika nanti tetesan tinta ku telah berhenti mengalir   aku akan berusaha tetap mengagungkan namaMu bagaimanapun caranya...
krn cinta Mu pada hamba hamba Mu tak akan bisa digantikan...
kau arahkan langkah kaki ku selalu bersamaMu itu sudah cukup membuatku tersipu
bahkan aku takut untuk memutar arah karena Mu
aku ingin semua yang kucintai pun Kau peluk dalam dekapan sayang Mu
oh Allah Tuhanku, sampaikan salam Rinduku pada mereka yang tulus mencintaiMu
temukan kami di Jannah Mu.

 

Rabu, 31 Agustus 2016

GOES TO MAGANG INDUSTRI Nyambi Fotografi n sambil nulis opini plus nikmati gratisan destinasi. Senengnya Wara Wari Jom Kemari!

jelas indahnya, jelas asrinya... masih dalam kota. lihatlah destinasi yang disediakan Allah untuk makhluknya tiada bandingannya. merekahnya mentari diujung laut yang tenang. menyimpan kekayaan yang mampu menyejahterakan. tak sebanding dengan sekelilingnya, walaupun realita menyakiti seperti jepitan kepiting yang ganas.

tak perlu jauh jauh ke negeri seberang disini seperti surga yang tak ada bandingan. pulau Bintan my Village, lihat mentari ini memamg tak seindah dengan mini plant rajungan. tak sesejahtera disekitarnya..namun saat sejuk menyelimuti dipagi hari mentari bersinar menghangatkan badan. indah takjubnya aku. tak dapat dipatahkan oleh kata kata.


mentari baru saja muncul memberi kabar "hei Lihat lah aku, Cantikkan..."
sama cantiknya dengan wanita wanita disini. para wanita pengupas kulit ketam, tanpa sedih dan selalu bahagia. dengan bedak yang porak poranda. hahaha :D
ruang miniplant ini untuk bereksperimen tak pernah henti dilakukan oleh wanita wanita ini. kerjakeras tak pernah henti mereka lakoni. bermain peran sebagai ibu sekaligus ayah telah menjadi kewajiban mereka. indahnya pemandangan kotaku tak beranding lurus dengan pundi pundi yang mereka cari.

wanita melayu yang menggunakan bedak dingin setelah kerja sambilan gulung kabel di PLTU
cuma digaji gocap :'( jadi inget mamak








mau ngomong apa lagi. ini jujur keren banget dari pada ke pantai Sanur (padahal kagak pernah kesono cuma liat di TV aja), disini jauh lebih Awesome. So, aku bahagiaaa. udah de liat aja sendiri gimana cantiknya desaku, sangking indahnya pikiran positif jadi gantung gantung dikepala. ide ide deras mengalir. mungkin karena liatnya yang indah indah jadi mempengaruhi mood. lagi kzl mending kesini, lagi butek datang aja kesini. ga perlu mahal mahal atau jauh jauh. abaikan saja pikiran jahat masuk kebadan mu...datang pagi pagi abis solat subuh. wuidih seru. rasakan sensasinya.


model Diny, my friend is beuty.
cuma mau bilang aja, ada bapak nelayan lagi kuliah beneran di tepi laut. ngobrolin beneran tentang hasil tangkapan, tentang alat alat yang beneran yang mereka pegang. cuma mau bilang, " saya ini apa atuuh, cuma bisa ngomong..."

ya, mereka yang memainkan peran sesungguhnya ga segampang belajar di kampus.
cuma mau bilang sama bapak bapak dosen. terimakasih udah dibolehin magang disini, setidaknya nambah referensi buat tulisan opini. cuma mau bilang kalau ada hal lain diluar ruang kelas yang sering kita bahas. ini loh pak mereka yang menjalani ga segampang kita dengan berbagai teori. sama seperti kita belajar sebatas teori dan IPK tinggi tak akan merubah mereka yang ada disini. sukses yang harusnya kita nikmati mestinya hakiki, bukan seperti gelembung udara. membesar tapi sengaja untuk dihancurkan. on the sea.

ini saja yang mampu untuk menjelaskan.
untuk sesi penutup, lumbung migas tapi masih miskin penduduknya, entah mana kesejahteraan yang katanya itu loh.

Senin, 29 Agustus 2016

women is... brain beuty behaviour. enough?

perempuan kini dengan  talentanya mulai mengusung gagasan cerdas. jauh hanya sekedar berjualan telur puyuh ke rumah rumah tiap pagi. atau berpeluh peluh hanya mengangkat bata, atau hanya sekedar berlipstik merona dengan bedak muka disana sini. atau hanya cerdas untuk kuasa dan lantang bersuara ! jauh dari kebaya nona keraton yang pemalu atau menjunjung tata krama. wanita. perubahan, pendobrak, pengembara lahir dari rahim mereka.



 
nona penjual telur  puyuh di rumahku.




ibu.



tiap kata kata mereka tak pernah berhenti untuk dimuntahkan. termasuk aku. seorang wanita. menurutku dengan kita punya fikiran yang luas membuat kita mengarungi sebuah perubahan. tapi masih banyak mereka yang masih  menikmati keibuan mereka dengan duduk ber jam jam dengan pisau khusus untuk mengupas kulit ketam. aku sangat malu. belum banyak yang mampu aku lakukan. namun aku berharap ada yang membaca tulisanku untuk bersama bersama menyongsong sebuah perubahan. ku dengar keluh kesah mereka mengapa hal itu menuntut mereka untuk bekerja keras. karena biaya sekolah melambung tinggi, beban hidup semakin mahal dan satu lagi gaji mereka minim jika hanya untuk memenuhi sesuap nasi. lihatlah penguasa! wanita wanita hebat ini tak pernah berhenti mengayuh tangannya dari pagi hingga malam rela duduk berjam jam demi keluarga. jujur, pekerjaan ini membutuhkan ketekunan dan kesabaran yang luar biasa. waktu yang diberikan untuk dirinya dan anak anaknya tidak sehangat belaian lembutnya. suaranya yang lirih menumbuhkan imajinasi liar yang berkutat pada diri anak anaknya. pelukan, dekapan kekuatan sudah berganti dengan alat canggih yang membutakan bahkan merusak diri anak anak mereka. mereka yang membuat kami menjadi harapan bagi semua. aku sayang ibu. keringat dan perjuanganmu telah menjadi semangatku untuk membela agama.


mereka sehangat mentari pagi. menyehatkan

lihat wanita wanita cerdas dibawah ini berusaha untuk mengembalikan posisi mereka pada tempat yang seutuhnya, dengan kehebatan strategi yang luar biasa. melahirkan generasi cemerlang gilang gemilang. ku senang melihatnya. kalian luar biasa, berani bercerita pada dunia dan melawan ketidak adilan. tak tergoyahkan. tak terbantahkan.

muslimah intelektual peradaban
busana panjang yang tak menyurutkan langkah mereka. tak memasung mereka untuk berkarya. pembicaraan yang mereka lontarkan insipiratif dan keibuan. mereka wanita yang sebenarnya yang menjadi harapan dalam perubahan. melahirkan para penakluk penakluk hebat, pendobrak, guru dalam rumahnya tanpa melampau dalam mengemban perannya. kalian Luar biasa! terimakasih telah menularkan semanngat.

Kamis, 25 Agustus 2016

Aku dan Indahnya Laut Biruku




Jejak Pena dan kertas telah menyatu dalam hidupku. Aku ingin menyapa pada alam bahwa kaya mu membuatku jatuh cinta teramat sangat yang ingin kutuliskan.







Indah tak mampu kulukiskan. Penulis. Iya negeriku dengan laskar pena yang menyetuh kalbu. Iman menjadi pemimpin dalam hidup ini. hatiku terus berkata untuk mengagungkan keindahan ciptaan buatan Tuhanku. 








Meronanya matahari semakin indah penuh lingkar  bahagia dengan hujan penuh harap. Semakin menyingsing  dan mempesona. Teriknya memunculkan derasnya ide yang mengalir, jalanan yang sepi membuat ku ingin terus berjalan tanpa henti. Menyaksikan sebuah anugerah yang sayang dilewatkan. Aku benar benar jatuh dalam pelukan alam yang menyejukkan dipagi hari. 







Aku sungguh bahagia hidup ditengah gemuruh ombak dan keributan kecil semarak ikan ikannya. Wah... aku bahagia! Tak hingga kakek moyang ku menjadi bagian yang tak lengkang oleh zaman. Rasanya tetap hidup sepanjang usia. Petikan petikan karya yang fenomenal yang sampai pada generasi yang deras dengan kepicikan! Hanya potret kecil yang dapat ku utarakan dari  sudut sudut ruang di luar ruang kelas. Menakjubkan! Dari sekedar apa yang diceritakan. Cakrawala tiada bandingan seperti penjelasan  dosen yang mengulang  kata kata buku dengan ekspresi dingin tanpa gairah. Wow alam ku, kayamu, resahku gelisahku dan tulisanku.  

Selasa, 26 Juli 2016

*ISLAND*

Aku ingin menceritakan sedikit tentang kota kecil yang disebut negeri pantun. Namanya kota Tanjungpinang, iconnya ialah pulau penyengat (sudah di akui UNESCO).
Di pulau itu ada makam makam para sulthan ....
masjidnya megah, ada Al qur’an gedenya, dan yang lebih keren lagi arsitektur dari bangunan masjidnya ala masjid biru di Turki bedanya masjid ini warnanya kuning...kota kecil ini banyak wisatawannya hampir didatangi oleh orang orang dari penjuru dunia. Kendaraan menuju kesana namanya pompong sehingga sepanjang perjalanan kesana jadi terasa kecil di lautan luas yang siap melahap kita....

kendaraan

ini Tanjungpinang




Dan yang paling hitsnya kalo mau datang ke sini jangan bawa pasangan atau PACAR ntar bakal putus. Ini beneran loh...Apa urusannya? Ya urusannya pulau ini menolak kemaksiatan. Yang msih pacaran ‪#‎udahPutusinAja‬ Di Penyengat
Karena banyak peninggalan islam, apa itu? salah satunya GURINDAM 12 yang isinya mengandung nilai nilai ISLAM, sentuhan islam dan kentalnya budaya islam bisa disaksikan sejarahnya disini. Sedikit cuplikannya saya berikan:



Barang siapa tiada memegang AGAMA, (1)
sekali-kali tiada boleh dibilangkan NAMA. (2)


Barang siapa mengenal yang EMPAT, (3)
maka ia itulah orang yang MAKRIFAT (4)


Barang siapa mengenal ALLAH, (5)
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah. (6)


Barang siapa mengenal diri, (7)
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri. (8)


Barang siapa mengenal dunia, (9)
tahulah ia barang yang teperdaya. (10)


Barang siapa mengenal akhirat, (11)
tahulah ia dunia mudarat. (12)

masjid penyengat

 


kalo mau tahu lebih lengkapnya, silahkan searching aja di mbah google keywordnya RAJA ALI HAJI/Gurindam 12...  #udahPutusinAja Di Penyengat
sastra yang syarat dengan semangat islam. Sebenarnya didalam benak ini masih bertanya bertanya, mungkinkah dia sempat merasakan kegemilangan islam lebih lama? Apa hanya ini saja karyanya yang fenomenal tentang islam? Lantas mengapa rakyat setempat kurang menggali lebih dalam tentang biografinya? Entahlah.... yang jelas ada rasa Bangga bahwa leluhur kita di semenanjung Malaya juga mengobarkan semangat islam untuk merebut kemerdekaan. #udahPutusinAja Di Penyengat
Meski hanya kutipan kata kata yang ditinggalkannya tapi, saya membayangkan jika Raja Ali Haji masih hidup ia juga berpesan kepada kita untuk senantiasa TAAT pada Syari’at dan menyuruh kita menjadi penjaga islam terpercaya..... dan yang terpenting menjadi penebar islam rahmatan lil ‘alamin yang mulia. Ya setidaknya berdirilah digarda terdepan untuk perubahan! Kan sudah dipesankan untuk meneruskan perjuangan.  ALLAHU AKBAR! #udahPutusinAja Di Penyengat